Pembuatan Mading 3 Dimensi di MTs Darussalam 2

LP2M Rabu, 9 Agustus 2017 09:53 WIB
1076x ditampilkan Berita Kkn

RUBARU-Kreatifitas merupakan suatu hal yang penting dan perlu dikembangkan khususnya pada diri seorang siswa-siswi, karena dengan adanya pengembangan kreatifitas pada seseorang (khususnya siswa-siswi), dapat membantu meningkatkan jiwa intelektualitas mereka yang dapat diapresiasikan dalam kehidupan yang semakin maju dan membutuhkan inovasi dan kreasi dari para generasi muda.
Beragam kreatifitas dalam berbagai bidang, salah satunya dalam bidang pendidikan yang mayoritas aktornya adalah siswa-siswi yang masih aktif-aktifnya mengeksplorasi kreasi, inovasi dan imajinasi mereka dan menuangkannya dalam bentuk kreatifitas seperti mading atau majalah dinding yang dari waktu kewaktu semakin mengalami perkembangan yang signifikan. Hal tersebut terbukti dengan adanya berbagai macam mading seperti Mabuk (majalah buku), Maduk (majalah duduk) dan Mading tiga dimensi. 
Selaras dari hal itu, di MTs Darussalam, Rabu (2/08), sekitar jam 11:00 Wib peserta KKN Riset Partisipatif INSTIKA Posko Desa Karangnangka mengadakan pelatihan pembuatan mading tiga dimensi sebagai salah satu bentuk apresiasi program dalam pendidikan.
Dalam pelatihan tersebut siswa-siswi yang dilibatkan adalah siswa-siswi kelas VIII dan IX Darussalam 2, dengan 3 orang fasilitator yang berasal dari peserta KKN Riset Partisipatif INSTIKA, diantaranya Lisanatul Layyinah, Alif Eva Sofia Fitriani dan Azzatul Wadihah.
Lisanatul Layyinah sebagai salah satu fasilitator dalam pelatihan tersebut, mengatakan bahwa pengambilan mading tiga dimensi sebagai objek pelatihan di MTs Darussalam 2, dilatarbelakangi oleh beberapa hal yang telah dipertimbangkan diantaranya mading tiga dimensi merupakan satu hal yang baru di MTs Darussalam 2 dan juga mading tiga dimensi merupakan tempat yang unik yang bisa mewadahi karya atau kreatifitas siswa-siswi MTs Darussalam 2, selain itu antusias dari para guru dan siswa-siswi MTs Darussalam 2 terhadap adanya pelatihan pembuatan tiga dimensi menjadi alasan terbesar sekaligus dukungan penting bagi para peserta KKN, khususnya fisilitator yang merealisasikan program tersebut.
Ibu Faiqatul Hasanah selaku Kepala MTs Darussalam 2 menyambut dengan antusias adanya pelatihan mading tiga dimensi merupakan suatu wadah kreatifitas yang unik dan juga bisa diletakkan dimana saja seperti halnya diletakkan di dalam kelas. “kalau diletakkan di luar kelas tidak abadi atau cepat rusak” ujar Ibu Faiq dalam bincang-bincangnya bersama peserta KKN Riset Partisipatif INSTIKA (29 juli 2017).
Bapak Fawaid (Waka di MTs Darussalam 2) juga tidak kalah antusiasnya dengan Ibu Faiq dalam menyambut pelatihan pembuatan mading tiga dimensi karena menurut beliau mading tiga dimensi merupakan hal baru yangbenar-benar menjadi imjinasi kreatif di MTs Darussalam 2.(Posko XXI Karangnangka)