Produk Blue-Nt’s Krispi Ala Posko XXIII

LP2M Selasa, 22 Agustus 2017 14:00 WIB
516x ditampilkan Berita Kkn Pengabdian

RUBARU-Jum’at (18/08) tepatnya pada pukul 16.00 WIB, anggota Posko XXIII membuat produk Krispi Daun Bluntas. Kegiatan ini kami lakukan di Posko kami. Produk ini merupakan tindak lanjut dari program Pelatihan dan Motivasi Entrepreneur yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2017 pada pukul 13.00 WIB.

“Daun Buluntas merupakan salah satu obat tradisional yang digunakan sejak dulu. Obat tradisional ini dibuat jamu sedemikian rupa. Daun Bluntas ini terkenal dengan jamu yang sangat pahit. Di era yang serba instan, sebagian masyarakat khususnya kaum muda sudah mulai melupakan bahwa di sekitar kita masih ada obat tradisional.

Hal itu disebabkan rasa jamu yang pahit sehingga mereka enggan mengkonsumsi obat tersebut. pernyataan diatas merupakan salah satu tujuan kami membuat produk berbahan daun Bluntas yakni menjadikan Krispi Bluntas sebagai obat alternative.” Ungkap salah satu anggota Posko XXIII

Produk yang kami buat telah disosialisasikan kepada Masyarakat setempat. Tujuan sosialisasi tersebut adalah memberikan semangat baru bagi untuk mengolah potensi alam yang ada.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami merasa memiliki tekad baru untuk berkreasi. Kami  rasa ini adalah cara terbaik untuk menjadikan Daun Bluntas menjadi sesuatu yang berharga.  Daripada daun Bluntas ini hanya menjadi daun yang disia-siakan lebih baik diolah menjadi sebuah produk seperti krispi atau jamu bubuk instan.” Ungkap Ibu Sum dengan senyum.

“Kami berharap produk ini terus dikembangkan sampai benar-benar menjadi produk yang terkenal minimal se-Desa Rubaru.” Ungkap Normawiyah selaku pemilik ide. (Kholifah/ Posko XXIII RUbaru I)